Rumput alun alur angin
Goyang usir belalang
Hinggap atas tepian hati
Rumput diam terpaku
Sirat cahya hari surya
Asap menguap berduyun duyun
Jemput sepi atas hati
Rumput tunduk terpaku
Kobar sunyi malam
Sirat seribu rajam
Toreh luka atas hati
Rumput tergigil ketakutan
Pun tiap malam demikian
Karang tetaplah karang
Tegar lawan nasib
Rumput tergirang menang
Sampai asa kembali menguap
Dan haripun tak kunjung datang
06 08 2005
Tidak ada komentar:
Posting Komentar